Langsung ke konten utama

Di Atas Rasa



Setiap rasa mengijinkan ku memilih rasa mana yang hendak ku inginkan ,terkadang aku ceroboh dalam memilih ,melilih rasa manis yang terlihat tanpa mengerti apakah rasa itu manis atau malah sebaliknya,sering aku terjerumus dalam rasa penyesalan yang entah aku ceroboh atau memang aku bodoh dalam memilih rasa ,sering kali tegar dalam rasa yang tak ku kehendaki ,sering sakit atas rasa yang aku pilih sendiri ,padahal aku bisa memilih rasa yang manis sangat manis bahkan ,tapi aku tak pernah mampu ,aku selalu meilih rasa pahit yang kerap membuat ku menangis atas piliha gila ini ,tapi inilah aku dengan pilihan hidup yang sudah aku tentukan ,menyesalpun rasanya percuma ,aku sudah menghabiskan setengah umurku untuk hal ceroboh seperti ini ,ya aku dengan kecerobohan ku .....

Sampai kapan melakukan hal gila seperti ini ,kesal pada diri sendiri ,kenpa jadi manusia lemah seperti ini ,kenapa tak ku akhiri kebodohan yang bertahun-tahun ku pelihara ini ,mau sampai kapan bertahan untuk kesakitan ini ,luka yang tak pernah kering .

Mungkin aku bukan orang seberuntuk kalian ,aku punya berjuta-juta masalah yang entah kapan aku keluar dari ini semua ,penat yang hanya bisa aku tahan sendiri ,gelisah yang hanya bisa aku rasain sendiri ,ingin rasanya berteriak sekencang-kencangnya ,tapi buat apa ? masalah ini tak bisa selesai dengan emosi atau apalah itu ....

Dulu hidupku nyaris sempurna ,tapi sekarang tersenyum untuk sebuah kesakitan ,ia coba kalian jadi aku sehari saja ,pasti kalian tau betapa sakitnya jadi aku ,tapi aku yakin semua masalah pasti ada jalan keluarnya ,itu yang membuat aku tetap tegar ,sampai nanti semua masalah ini akan selesai dengan berjalannya waktu .

Tersenyum di atas luka ,coba kalian bayangin aku tetap tersenyum meski hati semakin sakit ,semakin luka tapi aku bertahan demi melihat mereka tersenyum ,aku tak menuntut mereka menuruti mau ku ,aku juga tak menunjukkan ke mereka betapa hancurnya hati ku ,aku hanya ingin mereka melihat ku tersenyum ,itu sudah cukup ,walau hati tetap berontak ....

Komentar

Postingan populer dari blog ini

3 Lembar kertas Folio bergaris “ FS “ # 2

Yang dilihat itu seberapa kamu bisa sabar dan bertanggung jawab, bukan apa yg kamu tulis melainkan apa yg kamu rasakan Bukan apa yang di tulis,melainkan proses untuk terus menulis garis demi garis,bukan juga apa yg di tulis melainkan apa yang selalu di rasakan di setiap pena itu menggoreskan tinta di setiap kata ,mengisi kertas lebar itu dengan kata-kata dan dengan proses yang lama, Kamu tau apa tujuan aku kasih tantangan ini ? simple tapi aku ingin kamu punya tanggung jawab sebagai laki-laki di mana kamu harus nyisihkan waktu mu sebantar untuk memenuhi setiap garis di kertas itu,aku ingin meski sebentar tapi kamu terus inget , Kamu tau setiap detik yang kamu punya itu adalah bonus dari Tuhan di mana kita harus memanfa’atkannya seindah mungkin, Ini tulisan ke 2 ku buat kamu ,entah apalagi yang mau aku ceritakan tentang kamu ,tapi selalu ada cerita di setiap harinnya ,ini tentang hukuman yang kamu dapet ,waktu itu aku pernah bilang sama kamu ,kalau kamu tidur ...

Rumah Impian

  Sebuah tempat. Sebuah benda yang menjadi tempat bernaung. Lokasi. Udara. Suasana. Ketenangan, atau bahkan sebaliknya. Sebuah tempat yang bernama RUMAH. Dari banyak  kata berderet, tapi maknanya puluhan, ratusan, ribuan bahkan jutaan. Rumah Setiap orang pasti ingin memilikinya.Entah itu tempat dia menetap secara tetap, atau berpindah-pindah.   Rumah Saksi bisu setiap pergerakan hidup seorang manusia yang seringkali luput dari tatapan manusia lain.   Rumah Kata sederhana. Tempat naungan sederhana. Sederet makna sederhana yang keluar dari pikiran seorang yang sederhana. Rumah juga menjadi tempat ku bermimpi panjang, lari dari kenyataan hidup yang entah itu untuk sejenak atau bahkan selamanya. Rumah adalah tempat yang menjadi salah satu impian terbesar ku. Obsesi yang telah mengendap sedari kecil. Saya ingat, waktu kecil, ketika sudah bisa baca-tulis dan senang membaca buku-buku dongeng,    bayangan saya akan sebuah rumah imp...

25 Tahun

Dear Allah , rasanya begitu cepat gadis kecil mu ini beranjak dewasa, tak terasa umur ku bertambah lagi tahun ini ,terimakasih selalu memberi kebahagiaan yang tak pernah di sangka, aku hanya satu di antara cipataan engkau yang selalu bersyukur atas apa yang engkau beri, seberat apapun, karena aku yakin itu jalan terbaik buat aku di antara jalan jalan yang lain ,terimakasih selalu memberi kekuatan yang luar biasa untuk ku melalui 25 tahun ini, meski dengan lika liku luka yang sempat membuat ku ingin menyerah ingin menyudahi ini, ingin rasanya kembali di pelukan engkau kembali namun lagi lagi kekuatan muncul saat aku sudah jatuh sejatuh jatuhnya..... 25 tahun, buat aku perjalanan yang sangat begitu luar biasa buat hidup ku, sakit yang sangat sakit buat ku, hancur yang sangat hancur dan perjalana yang sangat melelahkan, cobaan yang sangat luar biasa untuk ku, aku berhasil memaluinya dengan sangat luar biasa, karena Allah selalu memberi penolong lara di saat duka, penawar pilu di saat g...